"Ahok Katanya Bersih, Tapi Kok Beli Tanah Milik Pemda Sendiri?"

.
Tokoh Tionghoa Lieus Sungkarisma mengaku heran dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang selalu dicitrakan sebagai gubernur bersih transparan. Padahal, menurut dia, Ahok diduga terlibat dalam kasus korupsi RS Sumber Waras (RSSW) dan pembelian lahan milik Pemprov DKI sendiri di Cengkareng, Jakarta Barat.

Nilainya tak main-main. Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), negara dirugikan sebesar Rp191 milyar dalam kasus RSSW. Sementara itu, dalam kasus pembelian lahan milik Pemprov DKI sendiri oleh Ahok, negara merugi sebesar Rp688 miliar.

"Yang kita bingung, Ahok ini katanya bersih, transparan dan profesonal. Kok bisa sih beli tanah milik Pemda sendiri? Administrasinya kayak apa? Rp668 miliar bukan uang kecil," ujar Lieus, yang juga Ketua Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak), saat berbincang dengan Okezone, Senin (3/4/2017).

Lieus menjelaskan, Djarot Saiful Hidayat, yang kala itu masih menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta memberi komentar di media massa bahwa kerugian negara dalam kasus pembelian lahan di Cengkareng ini lebih besar ketimbang kasus RSSW.

Lalu, ketika BPK berhasil mengendus adanya kejanggalan dalam kasus lahan yang diduga melibatkan Ahok, tak lama berselang kasus ini menguap alias hilang. 

"Kok enggak ada follow-up? Sepertinya uang itu hangus begitu saja. Mesti diusut kemana itu uang. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) DKI sekarang, pembelian lahan itu langsung oleh Ahok dengan Dinas Perumahan Pemprov. Itu enggak bener. Tata cara pembelian tanah oleh Pemda diatur dalam undang-undang," tutur Lieus.

Karenanya, ia mengimbau khalayak luas tidak melupakan kasus ini, serta tidak memberi predikat Ahok sebagai gubernur yang bersih dan transparan.

Sumber: OKEZONE

Subscribe to receive free email updates: