FOKUS Lagi, Ormas Islam Turun ke Jalan Gelar Aksi 313 di Penghujung Maret

.
Untuk kesekian kalinya, massa umat Islam akan turun ke jalan. Disebutkan, Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar aksi penyampaian aspirasi lagi pada 31 Maret 2017 mendatang atau mulai dikenal dengan nama Aksi 313.

Ya, sebelumnya umat turun ke jalan dengan mengusung tuntutan yang sama dari aksi ke aksi lainnya, seperti Aksi 1410 (14 Oktober 2016), Aksi 411 (4 November 2016), Aksi 212 (2 Desember 2016), serta Aksi 112 (11 Februari 2017).

Tuntutan yang dimaksud adalah tuntutan pemberhentian Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), lantaran sudah berstatus terdakwa dalam kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Aksi 313 ini diuraikan Sekjen FUI Muhammad al-Khaththath, akan dihelat dengan terlebih dulu melaksanakan Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kemudian akan dilanjutkan aksi berjalan kaki ke Monas dan ke depan Istana Kepresidenan.

“Meminta kepada Presiden Jokowi (Joko Widodo) agar sesuai Undang-Undang, memberhentikan terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjajaha Purnama,” terang Al Khaththath, Senin (27/3/2017).

“Seluruh alumni (Aksi) 212 diajak. Siapa tokohnya? Nanti diinformasikan kemudian,” imbuhnya.

Dia juga memaparkan bahwa dalam aksi itu, diharapkan pihak Istana mau menampung aspirasi mereka. “Pokoknya kita kalau sudah diterima oleh Istana, ada pembicaraan yang baik, ya kita pulang (mengakhiri aksi),” tandasnya.

Sementara Habib Novel Bamukmin mengklaim, Aksi 313 ini takkan kalah ramai diikuti umat Islam seperti aksi-aksi sebelumnya.

“Tuntutannya agar gubernur terdakwa (Ahok) segera dipenjarakan dan diberhentikan dari jabatannya. Untuk massanhya, Insya Allah seperti Aksi 411,” timpal Habib Novel.

Aksi 313 ini pun ramai tersebar, baik melalui brosur maupun media sosial. Sayangnya ketika dikonfirmasi ke aparat kepolisian, disebutkan belum ada pemberitahuan resmi dari pihak yang akan melancarkan aksi ke kepolisian.

"Beredarnya brosur atau ajakan untuk aksi 313 yang akan datang sampai saat ini Polri belum menerima pemberitahuan tentang kegiatan tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul, Senin (27/3/2017).

Meski belum ada pemberitahuan, namun Polda Metro Jaya sendiri sudah mulai membahas aksi ini dalam rapat yang diikuti jajarannya. Yang pasti penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga, walau tetap harus tertib dan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Masih kita rapatkan hari ini (terkait persiapan pengamanan Aksi 313),” tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Sumber: OKEZONE

Subscribe to receive free email updates: